Dawai-dawai harpa kembali menyapaku
Para bidadari menari-nari lebih indah dari yang dulu
Tak mampu mempengaruhiku sama sekali
Ada sebentuk kegundah yang tak kumengerti
Belenggu yang terus menggerogoti tubuhku
Adalah sebuah kebohongan
Jika kau mengaku seorang pemimpin
Sedangkan kau tak bisa memimpin dirimu sendiri
Gerakmu, tubuhmu, ucapanmu
Menjaganya....
Hidup ibarat permainan catur
Setiap langkah punya arti
Ujian adalah lawanmu
Kau adalah raja dari hidupmu
Pimpinlah dirimu melangkah
Ya Rabb...
Aku terlupa, khilaf....
Tak berdaya
Hanya kepada engkaulah kami meminta pertolongan
Maka ampunilah aku

Tidak ada komentar:
Posting Komentar