Sebanyak Apapun Ku Terjatuh Ku Harus Bangkit dan Terus Berlari Sekencang-kencangnya
Jumat, 12 Maret 2010
Dendang Samawi
Dendang samawi terdengarkan...
Bunyi tiupan seruling lembut menembus hati
Ku di iring berada disuatu tempat tak bertuan
Tempat yang sangat indah, begitu nyaman dan damai
Aku terbuai dalam alunannya
Aku tak ingin meninggalkan tempat ini
Hanyut..larut...hancur....
Aku merasa hancur, sama sekali tak berdaya...
Butiran air matapun menetes
Teringat dosa-dosa yang telah aku lakukan
Ampunilah aku Ya Rabb..Ampuni dosa-dosaku
Air mataku tak terbendung lagi...
Seperti anak kecil yang ditinggalkan ibunya
Semakin merdu tiupannya semakin hancurlah diri ini
Perlahan... dendang melambat dan menghilang
Akupun menyadari keberadaanku
Penuh dosa dan hina
Ku usap airmata diwajahku
Lalu kubersujud...
Ya ALLAH...
Dosaku tak terhingga, aku memohon ampunanMu
Atas segala dosa yang telah kuperbuat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar